UIN Ar-Raniry Serahkan SK kepada 230 Pegawai Kontrak

AR-RANIRY| Sebanyak 230 orang pegawai kotrak di lingkungan Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh menerima SK (surat keputusan) Rektor, SK tersebut diberikan pada acara Penyerahan SK dan Penandatanganan Perjanjian Kerja Pegawai Kontrak, Selasa (4/4/2017) di Auditorium Ali Hasjmy kampus setempat.

Kepala Biro AUPK UIN Ar-Raniry, Drs. Junaidi dalam arahannya menyampaikan bahwa kegiatan ini dilakukan untuk melakukan pembinaan kepada pegawai, karena ada sebagian tenaga kontrak yang kinerjanya masih rendah.

“Kami berharap agar para pegawai kontrak ini dapat meningkatkan kinerja masing-masing, apalagi ke depan akan dilakukan penilaian dengan sangat ketat, jangan sampai semakin hari semakin menurun volume kerjanya,” ujarnya.

Karo AUPK menyebutkan, setidaknya ada 7 kategori penyakit yang sering kumat pada pegawai, yakni penyakit kudis alias kurang disiplin, kedisiplinan sangat penting karena pekerjaan ini adalah pelayanan, kedua penyakit asma alias asal mengisi absen, ini juga ada beberapa laporan yang demikian.

Lebih lanjut, penyakit ke tiga adalah pucat yaitu pulang cepat, radang paru alias rajin datang pulang buru-buru, penyakit ginjal alias gaji ingin naik kerja lambat, TBC alias tidak bisa computer, hal ini tidak ada toleranasi, karena UIN Ar-Raniry semua pekerjaan pasti menggunakan computer, dan yang terakhir penyakit asam urat alias asal masuk urusan remunerasi atau tukin.

Junaidi menegaskan, ke depan penyakit-penyakit tersebut harus dihilangkan dari masing-masing pegawai di UIN Ar-Raniry, karena penyakit tersebut juga dapat “menular” kepada teman-teman yang lain.

Selain itu, kata Karo Junaidi, bahwa setiap pegawai kontrak juga ada hak dan kewajiban, di antaranya menerima upah setiap bulan, mendapat izin tidak masuk sesuai aturan, mendapat perlindungan dan kenyamanan. Dan kewajibannya antara lain melaksanakan tugas kedinasanyang dipercayakan, setia dan taat pada UUD dan pancasila, mentaati segala ketentuan peraturan yang ditetapkan. Sedangkan sanksi sifatnya teguran lisan, tulisan, peringatan, pernyataan tidak puas dan pemberhentian.

Hal senada juga disampaikan Karo AAKK Drs. H. Jakfar Yacob. Dia mengatakan bahwa kegiatan seperti ini sangat penting dilaksanakan, namum belum lazim khususnya di lingkungan UIN Ar-Raniry, dengan tujuan untuk peningkatan kinerja.

“Kami mengharapkan kepada pegawai kontrak yang mendapatkan SK ini agar terus berusaha meningkatkan kinerja dengan memberikan pelayanan yang baik kepada masyakarakat, kami ingatkan bahwa jangan menunda pekerjaan agar dapat memberikan pelayanan prima,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Bagian Organisasi dan Kepegawaian UIN Ar-Raniry Drs. Subki Djuned menyebutkan, sebanyak 230 orang pegawai kontrak tersebut terdiri dari 180 tenaga administrasi dan 50 tenaga satuan pengamanan.

Kegiatan tersebut diawali dengan pengarahan oleh Kepala Biro AAKK dan karo AUPK, dilanjutkan dengan penandatanganan perjanjian kotrak kerja pegawai kontrak dan penyerahan SK Rektor kepada seluruh pegawai yang hadir. [Nat]

Lainnya :